Ada beberapa prinsip-prinsip perusahaan pemasaran, disini saya akan membahas 8 prinsip perusahaan pemasaran diantaranya :
1. Prinsip Perusahaan
Dalam Prinsip perusahaan pemasaran merupakan suatu konsep yang strategis. Dalam prinsip perusahaan pemasaran harus dirumuskan oleh manajemen puncak, pemasaran memiliki Orientasi
jangka panjang, mengemudikan arah perusahaan dan memegang tanggung jawab dalam menciptakan keloyalan pelanggan. Pemasaran bisa dikatakan sebagai Pemimpin dalam perusahaan. Pada saat ini pemasaran bukan hanya penjualan saja saja, bahkan marketing mix (Place,Price,Product and Promotion) merupakan konsep yang tradisional karena perusahaan di dorong oleh perubahan eksternal yang meliputi : teknologi,ekonomi dan pasar dan juga internal yang meliputi : Pemegang saham, SDM, dan Organisasi.
jangka panjang, mengemudikan arah perusahaan dan memegang tanggung jawab dalam menciptakan keloyalan pelanggan. Pemasaran bisa dikatakan sebagai Pemimpin dalam perusahaan. Pada saat ini pemasaran bukan hanya penjualan saja saja, bahkan marketing mix (Place,Price,Product and Promotion) merupakan konsep yang tradisional karena perusahaan di dorong oleh perubahan eksternal yang meliputi : teknologi,ekonomi dan pasar dan juga internal yang meliputi : Pemegang saham, SDM, dan Organisasi.
2. Prinsip Komunitas
Dalam prinsip komunitas Pemasaran merupakan bisnis semua orang. Maksudnya adalah Semua orang yang berada dalam satu perusahaan adalah satu komunitas yang sama yaitu komunitas pemasaran. Semua departemen yang diperusahaan adalah departemen pemasaran karena semua pekerjaan di dalam perusahaan merupakan suatu proses dari pemasaran karena setiap pekerja di perusahaan memiliki tanggung jawab untuk menciptakan loyalitas pelanggan.
3. Prinsip Persaingan
Dalam prinsip persaingan Perang pemasaran merupakan perang nilai. Sebelumnya nilai adalah perbandingan dari manfaat dan pengeluaran/biaya. Didalam prinsip ini Perusahaan bukan hanya mengejar keuntungan jangka pendek saja melainkan menciptakan nilai pelanggan dan menjalin hubungan dengan pelanggan untuk jangka yang panjang. Ada 5 alternatif Rumus untuk menciptakan nilai yaitu
1) Meningkatkan manfaat, Menurunkan biaya
2) Meningkatkan manfaat, Menjaga biaya tetap Konstan
3) Menjaga manfaat tetap konstan, Menurunkan Biaya
4) Semua signifikan Menurunkan Manfaat, Meningkatkan biaya
5) Menurunkan mafaat, secara signifikan menurunkan biaya
4. Prinsip pertahanan
Dalam prinsip ini Pemasaran berkonsentrasi pada Loyalitas pelanggan, tidak hanya pada kepuasan pelanggan. Pada saat ini perusahaan tidak dapat menilai loyalitas pelanggan dengan kepuasan saja karena belum tentu pelanggan yang puas akan menjadi pelanggan yang loyal dalam membeli produk kita. Kepuasan itu merupakan suatu proses yang memiliki tujuan akhirnya yaitu loyalitas pelanggan. Jadi Perusahaan harus mementingkan Kualitas keuntungan dari pelanggan lama dan bukan hanya dari pelanggan baru saja.
5. Prinsip Integrasi
Dalam prinsip integrasi ini Pemasaran berkonsentarasi pada diferensasi bukan hanya rata-rata. Maksudnya perusahaan harus mengerti tentang sikap dari seorang pelanggan karena setiap pelanggan itu memiliki sikap yang berbeda-beda, selera yang berbeda dan tidak ada pelanggan yang memiliki selera yang sama karena Setiap pelanggap itu memiliki sikap yang unik dan berbeda dari pelanggan satu dengan yang lainnya. Dalam hal ini perusahaan harus dapat membangun hubungan yang akrab dengan pelannggan dalam artian perusahaan harus mengetahui Kebutuhan dan keinginan pelanggan serta memahami ekspetasi setiap pelanggan.
6. Prinsip Antisipasi
Dalam Prinsip ini berkonsentrasi pada sikap Proaktif,tidak hanya reaktif. Sebelumya bersikap proaktif adalah bagaimana seseorang menetukan sikapnya terhadap segala hal yang terjadi disekitarnya. Disini perusahaan harus siap terhadap perubahan yang ada disekitarnya seperti perkembangan industri dan perusahaan harus siap mengantisipasi setiap perubahan seperti Perkembangan teknologi, ekonomi dan pasar. Perusahaan harus memiliki sikap proaktif untuk perubahan-prubahan tersebut. Dalam sikap proaktif in perusahaan harus bisa sebagai Agen Perusahaan (change agent), Pendorong Perubahan (change driver) atau bahkan sebagai Pendobrak perubahan (change surpriser) bagi pesaing-pesaingnya.
7. Prinsip Merek
Dalam Prinsip ini Perusahaan Mengabaikan jebakan Komoditi. Merek adalah modal yang membeli nilai tambah bagi produk dan jasa yang ditawarkan. Merek merupakan aset yang menciptakan nilai bagi pelanggan. Dengan merek perusahaan dapat membebaskan diri dari kurva permintaan dan penawaran, tidak bergantung pada harga titik ekuilibrium. Dengan merek yang perusahaan dapat menjadi penentu dalam menentukan harga.
8. Prinsip Pelayanan
Dalam Prinsip ini perusahaan Mengabaikan jebajan Kategori bisnis. Bagi perusahaan, satu-satunya kategori untuk seluruh bisnis adalah bisnis pelayanan.Pelayanan merupakan paradigma yang merupakan semangat dari perusahaan untuk memenangkan persaingan dan pelayanan adalah nilai tertinggi bagi perusahaan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar